Sabtu, Mei 23, 2009

PANDAWA 5 THE SERIES




" YUDISTIRA"

Yudistira adalah putra pertama Pandu dan Kunti. Sebagai saudara para pandawa yang paling tua, ia merupakan penjelmaan dari Dewa Yamaraja. Sifatnya sangat bijaksana, tidak memilik musuh, dan hampir tak pernah berdusta seumur hidupnya. Memiliki moral yang sangat tinggi dan suka memaafkan serta suka mengampuni musuh yang sudah menyerah. Memiliiki nama lain Puntadewa dan julukan Dhramasuta (putra Dharma),Ajathasatru (yang tidak memiliki musuh) dan Bharata (keturunan Maharaja Bharata). Setelah pensiun berperang, ia melakukan perjalanan suci ke gunung Himalaya bersama saudar-saudaranya yang lain sebagai tujuan akhir kehidupan mereka. Setelah menempuh perjalana, ia mendapatkan surga.



" BIMA "

Bima adalah putra kedua dari pasangan Pandu dan Kunti. Nama Bhima dalam bahasa Sansekerta memiliki arti "mengerikan".dia merupakan penjelmaan dari Dewa Bayu sehingga memilik nama julukan yaitu "Bayusutha". Bima sangat kuat dan berwajah paling sangar diantara saudara-saudaranya yang lain. Meskipun demikian, ia memiliki sifat baik hati. Pandai memainkan senjata gada yang bernama Rujapala dan pandai memasak. Bima juga gemar makan sehingga dijuluki Werkodara.Kemahirannya dalam berperang sangat dibutuhkan oleh para pandawa agar mereka mampu memperoleh kemenangan dalam pertempuran akbar di kuruksherta. Ia memiliki seorang putera dari ras raksasa bernama gatotkaca.




" ARJUNA "

Arjuna adalah putra bungsu Pandu dan Kunti. Dalam bahasa Sansekerta namanya memiliki arti "yang bersinar", "yang bercahaya". Nama lain Arjuna adalah Janaka. Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Indra Sang Dewa Perang, dengan senjata utamanya adalah Panah Pasopati. Ia memiliki kemahiran dalam ilmu memanah dan dianggap sebagai ksatrian terbaik oleh Drona. Kemahirannya dalam ilmu berperang menjadikannya sebagai tumpuan para pandawa agar mampu memperoleh kemenangan saat pertempuran akbar di Kurukshetra. Arjuna memiliki banyak nama panggilan, seperti misalnya Dhananjaya (perebut kekakyaan), Kirti (yang bermahkota indah), Partha (putera Kunti). Setelah Yudistira mangkat, ia melakukan perjalanan suci ke gunugn Himalaya bersama para Pandawa dan melepaskan segala kehidupan duniawi. Disana ia meninggal dalam perjalanan.



" NAKULA "

Nakula adalah salah satu putra kembar pasangan Pandu dan Madri. Ia merupakan penjelmaan Dewa kembar bernama Aswin, Sang Dewa pengobatan. Saudara kembarnya bernama Sadewa, yang lebih kecil darinya, yang merupakan penjelmaan Dewa Aswin juga. Setelah kedua orangtuanya meninggal, Ia bersama adiknya diasuh oleh Kunti, istri Pandu yang lain. Nakula pandai memainkan senjata pedang. Dropadi berkata bahwa Nakula merupakan pria yang paling tampan di dunia dan merupakan seorang ksatria berpedang yang tangguh. Ia giat bekerja dan senang melayani kakak-kakaknya. Dalam masa pengasingan di hutan, Nakula dan tiga pandawa yang lainnya sempat meninggal karena minum racun, namun ia hidup kembali atas permohonan Yudisitira. Menjelang akhir hidupnya, ia mengikuti perjalanan suci ke gunung Himalaya bersama kakak-kakaknya. Disana ia meninggal dalam perjalanan dan arwahnya mencapai surga.




" SADEWA "

Sadewa adalah salah satu putra kembar pasangan Pandu dan Madri. Ia merupakan penjelmaan Dewa kembar bernam Aswin, Sang Dewa pengobatan. Saudara kembarny bernama Nakula, yang lebih besar darinya yang merupakan penjelmaan dari Dewa Aswin juga. Setelah kedua orang tuanya meinggal, ia bersama kakaknya diasuh oleh Kunti, istri Pandu yang lain. Sadewa adalah orang yang sangat rajin dan bijaksana. Sadewa merupakan seseorang yang ahli dalam ilmu astronomi. Yudistira pernaj berkata bahwa Sadewa merupakan pria bijaksana, setara dengan Brihaspati, guru para Dewa. Ia giat bekerja dan senang melayani kakak-kakaknya. Menjelang akhir hidupnya, ia mengikuti perjalanan suci ke gunugn Himalaya bersama kakak-kakaknya. Disana ia meninggal dalam perjalanan san arwahnya mencapai surga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar